Sunday, November 13, 2016

Pengalaman ikut test penerimaan calon pegawai Indonesia Power

Assalammualaikum warahmatullah wabarakatuh.. 

Hai haiii semuanyaa..  Alhamdulillah akhirnya bisa nge blog lagi.. Dan insha Allah tulisan kali ini bisa lebih bermanfaat buat semuanya yg lagi ngikutin test rekrutment Indonesia power.. 
Btw, untuk yg belum tau Indonesia power itu apa mungkin bisa cek di google yaaa untuk lebih lengkapnya. Karna setau gue Indonesia power itu anak perusahaan dari perusahaan pln dan statusnya bumn.

Oke pertama -tama gue ngisi form cv yg ada di web resmi Indonesia power. And then gue apply lah ketika ada lowongan yg buka. Jarak waktunya lumayan lama waktu itu dari mulai proses apply sampe diumumin lolos berkas administrasi. Karen ague juga hampir lupa pernah apply di posisi itu.

Tiba tiba, hari minggu pagi gue dapet sms dari IndPower (tulisan pengirimnya) yg berisikan kalau gue lolos test administrasi. Awalnya gue ngga percaya, karena kan penipuan lowongan kerja lewat sms kan banyak tuh yaaa. Jadilah itu sms gue abaikan, hingga akhirnya pas selasa pagi gue iseng cek web resminya langsung. Dan alhamdulillah, pengumuman itu beneran, asli! Maha besar Allah atas segala kuasa Nya.

Setelah nerima sms dan liat web, gue disuruh untuk download kartu ujian. Dikartu ujiannya itu ada 8 kotak kosong khusus tanda tangan petugas. Alur testnya pun mulai dari tes intelegensi, tes kemampuan umum, tes psikologis, LGD, wawancara psikologis, tes fisik, tes lab dan terakhir tes wawancara.
Dan gue kebagian jadwal test gelombang kedua, sekitar jam 1 siang. Dapet lokasi test nya pun di gedung kampus mercubuana yg di menteng. Alhamdulillah dapet test siang, jadi bisa shalat dzuhur dulu. Huuuum testnya lumayan lama juga. Mulai test jam 1 tepat abis itu selesai testnya jam 4 sore kalau ngga salah. . Untuk test intelegensi dan test kemampuan umumnya digabung. Materi yang diujikan sih mengenai deret aritmatika, kemampuan bahasa inggris dan pengetahuan mengenai jurusan yang dipilih. Karen ague ngelamar untuk posisi administrasi, jadilah ada beberapa soal berisi administrasi. Waktu ngerjain sama sekali ngga pernah kepikiran untuk bisa lolos ke tahapan test selanjutnya. Dan Alhamdulillah gue lulus buat ikut tahapan test berikutnya.

Jarak tunggu test pertama ke test selanjutnya ngga makan waktu lama, Cuma sekitar seminggu. Lalu gue ikutan test psikologis, dan kebagian jatah test siang lagi di gedung yang sama. Rata-rata soal psikotest hampir sama yaa kaya soal soal psikotest yang lainnya, menurut gue. Mulai dari test pauli, wartegg, sampai gambar pohon dan gambar orang. Gue pun sempat hopeless, karena pas test itungan pauli, ditengah-tengah pensil gue patah dan gue Cuma bawa satu pensil. *pelajaran buat yang lain, kalau ikut test macam ini lain kali bawa pensil lebih dari satu yaaa J*

Dan Allahu Akbar, gue lolos ke tahapan test selanjutnya. Yaitu test LGD dan wawancara psikologis. Lagi –lagi di tahapan ini bikin gue drop. Karena gue itu tipe orang yang jarang ngungkapin ide- ide lewat ngomong langsung, lebih nyaman untuk nulis baru disampein. Nah di test LGD kali ini, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok (pada saat gue dibagi 7 orang dalam satu kelompok). Masing- masing kelompok diawasi oleh satu orang psikolog. Setelah itu kita memperkenalkan diri dan diberi selembar kertas soal untuk didiskusikan bersama kelompok kita selama 10 menit.

Setelah menunggu harap harap cemas, Alhamdulillah gue kembali di sms oleh pihak Indonesia Power. Di sms itu dikasih tau kalau gue lolos ke tahapan test selanjutnya, yaitu test kesehatan. Saat baca pengumuman itu, gue duduk diem dan ngga bisa berkata apa-apa lagi. Gue terharu dan seketika keingetan ayah sama mama. Semoga mimpi dan harapan beliau bisa terwujud. Jarak pengumuman dari test LGD ke test kesehatan sekitar 2 mingguan lebih.

Kamis pagi, gue ikutan test kesehatan di salah satu klinik atau lab di daerah warung buncit. Disana udah kumpul banyak peserta test. Dan lagi lagi bikin gue drop *entah udah drop berapa kali gue yak, hihi *. Mereka pada cantik-cantik, ganteng-ganteng dan tinggi-tinggi pulaaaa.. Apa kabar diriku yang tingginya pas pas an iniii, huhuuuuu L
And then, gue disuruh ngumpulin ktp asli untuk melakukan pendaftaran, setelah itu ada arahan dari petugas klinik. Dan ada yg bikin peserta test kali ini panic, yaitu ketika petugas klinik bilang, pada tahapan kali ini kemungkinan ada peserta yang ngga lolos. Dan untuk peserta yang lolos bisa ikut tahapan test lab berikutnya.

Jadi kalau di Indonesia Power *gue nggak tau kalau di tempat lain yaa*, test kesehatannya itu dibagi dua. Yaitu test fisik dan test laboratorium. Test fisik sendiri terdiri dari test tinggi badan, berat badan, lingkar perut, suhu badan, tensi darah, cek minusplus mata,test buta warna, telinga, gigi, sampai test ambeiyen. Ada beberapa peserta yang gagal pada test fisik kali ini, dan yang bikin sedih, ada salah satu temen gue yang gagal untuk test selanjutnya L
Kemudian setelah diumumin yang gagal baru deh diumumin yang lolos untuk ikut test lab minggu depannya. Yang lolos test nanti dikasih kaya gelang rumah sakit gitu yang harus dipake sampai kita ikutan test lab minggu depannya.
Alhamdulillah, gue lolos lagi menuju test laboratorium di minggu depan.

Setelah puasa selama 12 jam jadi syarat buat test lab, gue datang pagi ke lab yang kemarin. Disitu gue dikasih kertas yang isinya rekam medis dan tanda tangan setiap petugas kesehatan. Rangkaian test nya itu gue diambil darah sekitar jam 7 kurang. Lalu gue disuruh makan setelah ambil darah dan dilanjut puasa 2 jam berikutnya untuk diambil darah kali kedua *udah kaya lagu raisa, hihihi * . Setelah selesai ambil darah yang kedua, gue langsung daftar ke bagian rontgen and then langsung ikut test audimetri. Di test audiometri ini, nanti kita akan diperdengarkan suara dari kecil ke besar sampai besar ke kecil. Setiap kita ngedenger suara, kita diharusin mencet tombol yang udah disiapin gitu. Selesai test audiometri, kita antri untuk ikut test treadmill. Jarak nunggunya lumayan lama dari test audiometri ke test treadmill. Nunggunya mulai dari jam 10 an sampai jam 2 an. Trus pas treadmill ini, kita dipasangin kaya alat-alat gitu yang ditempel langsung ke badan. Lalu kita disuruh jalan santai, jalan cepat dan berlari. Total lamanya diatas treadmill sekitar 10 menit per orang.


Per gue apdet tulisan ini di blog, gue masih nunggu kabar untuk tahapan selanjutnya. Semoga bisa lolos ke tahapan wawancara user. Bantu doanya yaa teman-teman, semoga apa yang gue usahakan kali ini berhasil, dan bisa jadi hadiah untuk kedua orang tua gue :) :* Dan semoga, semua peserta yang ikutan test lab kemarin bisa lolos dan jadi pegawai di Indonesia Power yaaa.. Aamiin Allahumma Aamiin :)